“kita menikah” Keyhan mengatakannya dengan sangat enteng seakan sedang mengajak Rania membeli permen lolipop di kantin. Saat mendengar alasan gadisnya menangis tadi tidak ada cara lain yang terlintas di benak Keyhan selain mengajaknya menikah. Lagipula ia sendiri sangat tidak rela jika nantinya Rania dan Leo menikah, sungguh demi apapun di dunia ini Keyhan tidak akan rela. Dan mengajak Rania menikah bukankah memang ide yang bagus, ia bisa membantu Rania membayarkan hutang ayahnya nanti dan ia juga bisa memiliki Rania seutuhnya kan. Sekali dayung dua pulau terlampaui. “kamu mabok ya Rey?” Rania tertawa hambar melepaskan tangan pria itu yang menangkup wajahnya “kamu ngajak aku nikah sementara kita aja gak ada hubungan apapun. Pacaran aja gak gimana bisa nikah sih?” “emangnya nikah harus p

