BAB 32. Sepasang Mata Mengintai

1089 Kata

“Leon aku serius, ya. Aku bilang pergi!” Kedua tangannya di pinggang. Melotot. Kesabarannya nyaris habis. Sedangkan dia tidak bisa berteriak. Namun si penggoda justru memejamkan mata. Seakan tidak mendengar omelan Eve. Bibirnya sedikit melengkung, meskipun kedua matanya terpejam. Masih sempat Leon menarik selimut dengan sebelah tangan. Eve geram. Dia naik ke ranjang lalu menarik selimut. Tapi detik berikutnya justru tubuhnya yang ditarik oleh Leon. Setelah Eve berhasil jatuh di sisinya, pria itu langsung memeluk erat, seakan gadis ini selicin belut. Posisi mereka berhadapan. “Leon!” Jantung Eve kembali berdegup kencang. Sialnya selalu begitu. Tubuh Eve langsung merespont ketika terlalu dekat dengan pria ini. Seperti remaja SMA yang akan ciuman pertama kali. “Sembuhkan dulu aku, Eve. Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN