Suasana di kantor pusat DirgaSeven Group aman dan terkendali seperti biasanya. Nathan sedang berada di ruangannya, menunggu kedatangan klien beberapa saat lagi. Sedangkan Oliv, sang sekretaris terlihat gelisah. Wanita muda yang murah senyum itu menggenggam erat ponselnya. Hal tersebut ia lakukan bukan tanpa alasan. Dalam galeri, telah tersimpan video yang merupakan bukti hasil temuannya tentang Prita. Ia sangat ingin membeberkan video itu pada Nathan namun di lain sisi, ia tak bisa membayangkan bagaimana reaksi si atasan nantinya. Jika ia perhatikan, kondisi hati Nathan akhir-akhir ini semakin baik. Tak lagi uring-uringan atau memanggil staff untuk menjadi sasaran amarahnya. "Oliv?" Tiba-tiba panggilan seseorang mengagetkan wanita dengan atasan mocca itu. "Hm? Mbak Tari ngagetin

