Saatnya Pulang

1045 Kata

Nathan hanya duduk termangu di ruangannya, memikirkan kejadian semalam. Prita benar-benar menghilang, dengan selembar dress tidur di badan. Semua barang-barangnya masih berada di rumah Keluarga Dirga. Begitu pula dengan Tata. Ia telah meminta Axel untuk mencari keberadaan wanita itu. Lebih cepat lebih baik. Ibu macam apa yang meninggalkan putri kecilnya hanya demi menyelematkan dirinya sendiri. "Pak?" "Kenapa?" Nathan baru tersadar jika Oliv telah berada di hadapannya entah sejak kapan. "Saya membutuhkan tanda tangan Bapak." Oliv meletakkan tiga lembar dokumen yang harus mendapatkan persetujuan dari Nathan sekarang juga. Pria itu membaca isi lembaran-lembaran itu dan menandatangani tak lama kemudian. Beberapa saat berlalu, Nathan yang telah bersiap untuk makan siang mendapatkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN