Dress lengan panjang dengan rok bawah lutut menjadi pilihan Meyra malam ini. Karena suatu hal, ia memutuskan untuk bertemu langsung di Restoran CA. Wanita itu lebih dulu datang, Kio belum menampakkan diri meski waktu telah menunjukkan pukul tujuh lewat lima menit. "Ssst. Meyra!" Sebuah bisikan dari meja tak jauh dari tempat duduknya membuat Meyra menoleh. "Kenapa?" Meyra balik bertanya pada sosok Wanda yang memilih ikut karena tak ingin sendirian di apartemen. "Mana Kio?" lirihnya lagi. "Sini deh, sini. Kita ngobrol." Meyra tersenyum melihat tingkah wanita dua puluh empat tahun itu. "No, thanks. Aku lebih pengen makan dari pada ngobrol," pungkas Wanda saat melihat waiter menuju ke arah mejanya. Ia sudah membayangkan nikmatnya chicken parmesan dan juga carbonara pesanannya. Meyr

