Pengagum Rahasia

1273 Kata
Matahari telah menyinari bumi cahaya yang masuk di sela sela jendela kamar pun membuat Tasya akhirnya terbangun dari tidur malamnya.Tasya pun segera bergegas mandi dan bersiap menuju kampusnya. Disaat Tasya sedang asyik menyisir rambutnya tiba -tiba terdengar satu pesan dari ponselnya "Selamat pagi tuan putri " " Semangat ya kuliah nya ♥️ " " Jadi anak yang baik dan jaga diri kamu oke " Begitulah kira kira isi pesan singkat tersebut. Tasya yang mendapat pesan itu langsung saja berfikir siapa yang mengirimkan pesan ini. " Siapa ini ? nomer tak dikenal ? " " Tapi kok dia tau ya aku mau berangkat kuliah ? " " Ah tau ah pikir nanti saja " Ucap Tasya berdialog sendiri Dirasa sudah siap Tasya pun segera turun untuk sarapan dan dia mendapati kedua orang tuanya beserta adik kembarnya yang telah siap di meja makan. " Good Morning everyone " sapa Tasya bersemangat " Morning sayang " Ucap Reyga sembari mengecup pucuk kepala Tasya " Morning sayang ayo sarapan " ajak Raina " Morning kak " Ucap si kembar Setelah menyelesaikan sarapan mereka segera pergi untuk urusan mereka masing masing.Tasya pun segera pergi ke kampusnya dengan membawa mobil.Di saat Tasya hendak menuju garasi untuk mengambil mobilnya tiba tiba saja dia dikejutkan oleh kurir yang mengantar paket untuknya. " Selamat pagi kak, apa betul kakak bernama Tasya ? " tanya kurir itu " Oh iya mas saya sendiri kenapa ya ? " " Saya mau mengantarkan paket untuk kakak tolong di tanda tangani di sebelah sini ya " " Paket dari siapa mas?perasaan saya tidak memesan apa apa ? " tanya Tasya " Saya kurang tau kak pengirimnya tidak menyebutkan nama nya " Tasya pun segera menandatangani nya " Terimakasih kak saya permisi " ucap kurir itu " Oh iya mas makasih juga ya " Ucap Tasya sembari membawa satu kotak yang lumayan besar Tasya pun bergegas menuju mobilnya dan dikarenakan dia sudah sangat penasaran akan isi dari kotak itu Tasya pun membukanya.Alangkah terkejutnya Tasya melihat buku novel,baju pesta berwana merah dan juga tas yang sangat ia idam-idamkan sejak dulu. " Wah tas ini kan tas yang aku mau " " Novel ini juga keluaran terbaru wah senangnya " " Tapi siapa sih yang mengirimnya ? " " Ah bodo ah yang penting barang yang aku mau sudah aku dapatkan, siapapun orangnya terimakasih terimakasih terimakasih sekali " Tanpa diketahui Tasya seseorang yang sedari tadi di belakang Tasya mengawasi nya sedari tadi.Pria tersebut adalah Adit papa kandungnya.Melihat sang putri bahagia hatinya pun ikut merasakan bahagia setidaknya dia bisa memberikan apa yang putrinya mau walaupun baru hari ini dia bisa menuruti keinginan sang putri. Malam harinya Tasya yang sedari tadi hanya fokus kepada novel yang baru dia dapatkan pun sangat serius untuk membacanya hingga ia tidak sadar bahwa Devan dan David sudah berada di ambang pintu kamarnya. " Kak " Ucap David memegang pundak Tasya " Astaghfirullah " Tasya pun menoleh " Ih kamu vid ngagetin aja " " Habis kakak dari tadi aku panggilan nggak nyaut nyaut " ucap David sembari meneguk minuman kaleng " Iya ni kakak serius banget baca bukunya baca apa sih kak ? " Kepo Devan yang langsung tiduran di kasur kakaknya itu " Ini kakak lagi baca novel " " Oh pantes serius banget " Ucap Devan Tasya pun teringat akan kejadian tadi pagi dan dia berniat menceritakan kepada adiknya itu " Eh dek kakak mau cerita nih " " Monggo cerita aja " ucap Devan santai " Eh tapi tutup dulu pintunya nanti ada yang denger " " Oh rahasia oke David tutup pintunya" David pun segera menutup pintu kamar itu. Setelah itu David dan Devan pun duduk bersebelahan di kasur dan siap menanti cerita dari sang kakak. " Cerita apa kak ? " tanya David "Jadi gini tadi pagi sewaktu kakak mau berangkat kuliah kakak itu dapet paket tapi nggak tau siapa yang ngirim " " Paketnya apa kak ? " tanya Devan " Ini buku novel yang kakak baca, tas baru,sama gaun ini bagus kan ? " tanya Tasya dengan menunjukkan gaun dan tas nya " Wah bagus banget kak gaunnya, kakak cantik deh kalau pakai itu iya kan Vid ? " puji Devan " Iya kak gaunnya bagus coba pakai kak " ucap David semangat " Besok aja ya " " Sekarang aja kak " desak Devan " Tapi Van " " Udah kak pakai aja sana ganti ke kamar mandi " ucap David sembari menarik tangan sang kakak " Iya iya kakak ganti " Akhirnya Tasya pun mengganti pakaiannya dan segera memakai gaun tersebut,tidak beberapa lama Tasya pun keluar dengan gaun merah yang sedari tadi dia bawa.Melihat Tasya yang memakai gaun indah tersebut David dan Devan pun tertegun atas paras cantik kakaknya. " Subhanallah cantiknya " Puji Devan " Asli kakak cantik banget pakai gaun ini " David pun berkomentar Mendengar pujian yang dilontarkan sang adik raya pun tersenyum malu " Makasih adik kakak yang paling ganteng, tapi masih ganteng an papah" " Hem.... kakak mulai, kebiasaan habis diterbangin di jatuhin lagi hadeh " ucap Devan " Iya ni kakak ah " " Itu fakta sayang " " Tapi gimana cocok nggak kakak pakai gaun ini ? " " Cocok kak cocok banget malah, ukurannya juga pas buat kakak " Ucap Devan " Iya kak bener kata kak Devan " " Tapi kakak masih kepikiran nih siapa ya yang mengirimkan ini sama yang mengirim pesan tadi pagi " " Kakak nggak usah khawatir biar nanti kita aja yang cari tau kak " Ucap Devan " Iya kak tenang serahkan semua kepada si kembar berparas tampan ini masalah gini mah kecil " Ucap David percaya diri " Iya deh iya kakak percaya " " Eh tapi seperti biasa ya jang.... " ucap Tasya terpotong " Jangan kasih tau mama dan papah " Ucap David dan Devan bersamaan " Pinter adik aku, ahh... jadi tambah sayang sini peluk kakak dek " Ucap Tasya sembari merentangkan kedua tangannya " Sayang kakak juga " Ucap keduanya. Dikamar David dan Devan sedang memikirkan kejadian yang akhir akhir ini menimpa kakaknya. " Vid kamu ngerasa nggak sih ada yang janggal disini ? " " Maksudnya kak ? "tanya David tak mengerti " Aduh lemot nya adik gua punya kembaran gini amat yak " ucap Devan " Kenapa sih kak ? " " Itu yang masalah kakak kamu curiga nggak sih kejadian yang akhir akhir ini kakak alami ? " " Oh itu, sebenernya aku sempet curiga sih kak, kok bisa kak Tasya punya penggemar rahasia dan anehnya lagi nih, dia kok dia bisa tau hal apa yang tidak kak Tasya sukai dan kak tasya sukai " " Nah itu, kalau kakak punya pacar sih aku nggak akan curiga gini, tapi kakak kan jomblo " " Nah itu dia, terus ya kak ini tadi David sempet liat ada orang yang ngawasin Mancion kita, keliatannya dia selalu memperhatikan kak Tasya dari kejauhan deh, dan orang itu orang yang sama kayak yang kak Tasya sebutin ciri - cirinya tempo hari " " Serius ? kok nggak bilang sih vid ? " " Ya sory kak, soalnya aku juga nggak begitu yakin kalau itu orang yang sama kak " Devan tampak berfikir " Gini aja deh aku kayaknya punya filling deh kalau orang itu akan datang lagi besok, kalau memang iya, gimana kalau kita ikutin saja orang itu dan kita cari tau saja soal dia, gimana ? " " Ide bagus tu aku setuju kak kita akan cari tau orang itu dan ada hubungan apa sebenarnya dia sama kak Tasya " " Oke kita cari tau tanpa mama papa dan kakak tahu oke " " Oke kak sip "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN