Penuh Cinta

2468 Kata

Mayang tak mengelak. Ia membalas tatapan sang suami dengan binar cinta yang sama. Saat akhirnya kedua tangan Erlangga yang berada di samping kiri dan kanannya bergerak ke arah pinggang dan menariknya mendekat, Mayang hanya mampu menjerit tertahan. Jeritan yang kemudian dibungkam lelaki itu cepat dengan kembali menyatukan bibir mereka. Saat kemudian Erlangga menggigit pelan bibir bawahnya dan mempertemukan lidah mereka, Mayang hanya bisa meremas kuat kaus bagian depan yang dipakai lelaki itu untuk menyalurkan rasa asing yang memenuhi dirinya. Perasaan ini sama seperti saat mereka melakukannya tadi di ruang keluarga, tapi kali ini lebih kuat, lebih dalam dan lebih memabukkan. Mengikuti nalurinya, Mayang mulai membalas apa yang diperbuat bibir Erlangga padanya. Ia membalas dengan gairah yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN