Setelah beberapa kali melakukan pelepasan, akhirnya pasangan terlarang itu menyudahi apa yang mereka lakukan. Sebuah kesalahan yang berujung kenikmatan. Beni baru saja membawakan sarapan untuk Naira, perempuan itu baru saja selesai mandi. Dan Naira cukup terkesima saat melihat Beni menyiapkan sarapan untuknya. “Ini untukku?” tanya Naira. Beni mengangguk, “Iya, ini untukmu. Kau pasti lapar karena semalam kita kelelahan bersama.” Naira memalingkan wajah, pipinya terasa begitu panas setelah mendengar Beni mengatakan hal itu. Jujur saja ia sangat malu, karena meski ia tak mau untuk melakukan yang kedua kalinya. Tapi nyatanya ia sungguh sangat menikmatinya. Beni sangat luar biasa, ia sangat panda memuaskan pasangan membuatnya berkali-kali melakukan pelepasan. Hal itu sebelumnya tak pernah

