Hari ini Beni mulai pergi bekerja seperti biasa, dan tempat yang ia tuju adalah bukan ruangan kerjanya. Namun, ruangan kerja papanya, Rudy. Ada hal yang ingin bicarakan dengannya, dan Beni tak bisa menunda ataupun menunggunya sampai nanti. Melihat kedatangan putranya, Rudy pun kemudian bertanya tentang keadaannya. “Bagaimana keadaanmu?” “Seperti yang Papa lihat, aku sangat baik. Dan aku mulai bisa bekerja sekarang.” jawabnya. “Baguslah, lakukan pekerjaanmu. Dan mulailah hidupmu bersama dengan Sabrina, apalagi sebentar lagi kau akan menjadi seorang ayah. Maka fokuslah.” ujar Rudy memberikan sedikit nasehat pada putranya. Beni pun kemudian duduk, tepat di depan Rudy di kursi yang ada di meja kerjanya. “Pah,ada hal yang ingin aku bicarakan.” Sejenak Rudy pun menghentikan gerakan tanganny

