Sinar mentari pagi mengintip dari celah jendela yang tirainya terbuka. Pantulan sinar mentari itu menerpa wajah cantik Vanesha. Jaehyung mengamati paras ayu itu seraya duduk di kursi samping ranjang gadis tersebut. Kedua mata lentik itu lantas mengerjap. “Hai, Jae! Kenapa kau pandangi aku seperti itu?” tanya Vanesha mengejutkan Jaehyung. “Eh, aku hanya– aku hanya memperhatikanmu tidur. Ternyata kau tidur dengan lelap dan sangat cantik,” ucap Jaehyung dengan spontan. “Haha, kau pandai sekali merayu wanita.” “Aku tidak merayu. Aku mengatakan yang sebenarnya.” Jaehyun mencoba mendekat dan meraih hati wanita itu, tetapi rasanya sulit untuk dilakukan. Tiba-tiba, suara ketukan terdengar. Seorang suster menyapa dan masuk bersamaan dengan seorang dokter pria yang masuk ke kamar perawatan Van

