Dara kini dapat merasa tenang kembali, setelah mendengar penjelasan dari orang tuanya ia menangis sangat kencang saking terharunya. Perjuangan orang tuanya untuk merawat dirinya hingga saat ini tidak akan pernah terlupakan, meskipun mereka bukan orang tua kandung rasa sayang kepada mereka kian bertambah besar. Dara menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur setelah ia selesai mandi, sebelum tidur ia melirik ponselnya yang sudah lama tidak di sentuh. Ketika di nyalakan puluhan notifikasi masuk hingga membuat ponselnya error, Dara kembali meletakannya dan membiarkan sampai besok baru ia lihat lagi. Saat Dara membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, suara ketukan pintu behasil membuatnya menoleh. Ia mempersilakannya masuk, dan ternyata yang datang adalah Nada dengan bantal yang ia bawa

