Part 97

1689 Kata

Sejak saat itu Dara jauh lebih sering menengok pak Suherman, semenjak beliau di pecat dari pekerjaanya kemarin ia hanya mengandalkan usaha jualan cilok untuk dapat melanjuti kehidupannya. Terkadang Dara membantunya dengan membeli cilok-cilok itu lalu di bagikan ke orang-orang di kantor, terkadang juga ia bagikan kepada anak-anak di sekitaran rumah pak Suherman. Seperti hari ini, Dara baru saja membeli cilok pak Suherman lalu membagikannya kepada anak-anak di sekitar rumah pak Suherman. Banyak anak-anak yang antusias menghampiri Dara demi pembagian cilok tersebut, Dara juga merasa senang bisa melihat kebahagiaan anak-anak di sekitar sana yang begitu senang walau hanya pembagian cilok. " Adek kok sering banget bagi-bagi cilok, perasaan saya lihat hampir tiap hari deh." Sahut salah satu i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN