"Apakah aku serendah itu di mata kalian? Apakah aku selemah itu di pikiran kalian!" Ellina menatap tajam dengan kata-kata dingin yang membuat suasana kembali hening. Nero yang mendengar itu sontak tertawa. Membuat seluruh klan yang hadir menatap ke arahnya. "Hahaha, kau berbicara seakan kau sangat kuat di masa lalu, Ratu. Aku masih mengingat bagiamana dirimu. Kau tak lebih kuat dari kami!" Ariela tersenyum tipis. "Kau tetap Ellina yang aku kenal," Ellina terkikik geli dan tertawa. "Hahahaha," Tawa Ellina memecah keheningan. Kenzie mengeratkan genggaman tangannya untuk menurunkan emosi Ellina yang mulai tersulut keluar. Kini seluruh klan berganti menatap Ellina. "Aku lemah dan tak cukup kuat. Aku peringatkan! Berhati-hatilah pada kata-kata yang kalian keluarkan. Aku dan S

