18. All to be back.

1714 Kata

Kenzie merebahkan tubuh Ellina yang tak kunjung sadarkan diri. Menatap wajah Ellina dalam dengan semua keringat yang masih menghiasi wajah Ellina. Kenzie menyeka keringat Ellina lembut. "Kenapa, Queen? Kenapa kau tak kunjung sadar?" Kenzie mencium kening Ellina lembut. Beranjak dari samping Ellina menuju jendela. Menatap taman Hyroniemus yang tiba-tiba layu dan mati mengenaskan. "Aku tak menyangka jika amarah dan rasa sakit yang kau keluarkan bisa membuat seluruh tanaman di Hyroniemus mati perlahan, Queen. Bulir hitam panas yang turun layaknya salju itu benar-benar mematikan seluruh tumbuhan," ucap Kenzie lirih. Kenzie mengepalkan satu tangannya dan menatap langit Hyroniemus. "Semua musuh kembali bergerak, aku tak bisa membiarkan mereka menyakitimu, Queen. Tidak, aku tak ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN