Aku terbangun saat merasakan Dave tidak ada di sampingku. Kekehanku terdengar begitu geli mengingat bagaimana aku berhasil mengerjainya malam tadi. Aku tersenyum sendiri mengingat sikap gentle yang ia perlihatkan. Bagaiamana ia bisa menahan napsunya yang sudah di ujung yombak hanya untuk menghargai dan menghormatiku. Sikapnya membuktikan bahwa ia benar-benar lelaki idaman setiap wanita. Tapi, eeeitss. Jangan berani berharap ia akan mau dengan perempuan lain. Ku tegaskan Dave hanya MILIKKU. Silahkan kalian bermimpi karena kalian tak akan pernah mendapatkannya. Mataku menatap kemeja kedodoran milik Dave yang melekat di tubuhku. Aku teraenyum mengingat saat ia memasangkan kemeja ini di tubuhku yang sudah Half Nude. Kakiku bergerak keluar kamar nencari keberadaan Dave. Kugigit ujung bibirku

