Canda Candu

1374 Kata

" Dit ini tehnya.” Kata Nesya meletakkan segelas teh hangat di atas meja,lelaki yang sedanf menikmati waktunya bersama si buah hati mengalihkan tatapan pada sosok perempuan dekat meja kamar. " Makasih ya," ia mengangguk dan bangun dan menghampiri Nesya." Sudah mau merepotkan diri buatin aku teh malam-malam gini,” Nesya tersenyum manis.“ Bisa aja kamu,kan tugas sebagai seorang istri salahsatunya ya gini.” Senyum yang tak kalah manis dari Adit turut hadir setelah mendengar jawaban istrinya,ia duduk bersama Nesya di sofa kamar yang menghubungkan pada layar TV. “ Kenapa senyum-senyum? Aku cantik ya malam ini? ” Cnda Nesya mencubit hidung Adit. “ Kamu selalu cantik buat aku setiap hari malahan.” “ Tapi kamu pernah lo ngomong aku ini jelek.” “ Eh kapan?” tanya Adit menghidupkan tv. “ M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN