Cukup Ada Kamu

1096 Kata

Senyumnya terlihat jelas menghias di bibir ketika melihat rumah kesayangannya ada di depan mata,setelah mobil berhenti tepat di halaman rumah ia langsung turun tanpa menunggu Nanda yang bersamanya. “ Abang jarang pulang ke rumah ya?” tanya Afila setelah berhasil membuka pintu. Nanda yang sudah berada di belakang Afila mengangguk. “ Abang,Afila nanya nih di jawab dong.” dengan kesal Afila mendongakkan kepala menatap Nanda yang tengah tersenyum sejak tadi. “ Sering balik sih enggak,di bilang jarang juga nggak.Netral aja.” “ Tapi ini rumah kok rapi bener ya.” “ Abang tiap pagi yang ngerapiin,” Afila mencubit pinggang Nanda kesal “ Giliran yang baik dia semangat banget ngakuin.” “ Emang abang kok,ini kan rumah kita.” Jawabnya sembari menahan tangan Afila agar tidak menguatkan cubitan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN