Perjalanan yang memakan waktu cukup banyak hanya di nikmati Afila menatap keluar jendela,ia memilih diam dengan mengingat ekspresi bahagia dari wajah Adit yang berbincang dengan mamanya,mengungkapkan hubungan yang di jalin bersama Nesya penuh kebahagiaan.Ia menoleh sebentar ke arah Nanda yang tengah terlelap. Afila tersenyum sendiri membayangkan Nanda yang selalu kesal dengan sikap kekanakannya dan keras kepala,lelaki itu hanya bisa tersenyum dan mengatakan selalu baik-baik saja jika sudah dirinya menginginkan sesuatu yang merugikan sebelah pihak,contoh keputusannya untuk kuliah di luarkota. Nanda adalah sosok yang terkenal romantis,rasanya tidak sah ketika bangun tidur tidak menemukan sebuket bunga mawar sebagai ungkapan cintanya di pagi hari dari lelaki yang di sebelah.” Terimakasih s

