Bang Falen dan Adena

1361 Kata

"mari bebih.. kita masuk". "emm.. kak aku malu ". "sudalah bebih kau udah cantik ngapain malu hah? ayo sinikan tanganmu, kita masuk bersama". Mau tak mau ku genggaman tangannya erat  tuk memasuki acara. Bagiku dia sangat cantik banget, akuu bersyukur menemukan gadis sepertinya. Acara tampak belum dimulai, terlihat seperti para tamu undangan masih berhamburan kesana kemari. Hmm.. semoga berjalan dengan lancar falen.. ku tak sangka kau mendahuluiku.. dasar curang.. Tampak seorang pemuda gagah berdiri tepat di tengah para tamu. Ya Dia Falen Dandi Wiranto, pemuda tampan dengan senyum mautnya. Ya dia juga adalah sahabatku sekaligus rekan bisnisku. dia juga cinta pertama adekku haha, mangkanya si bocil gak mau kesini wkwk padahal diundang. Dia nampak berjalan berkeliling menyapa tamu dan n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN