"kita sudah sampai beb". "eh iya kak.. maaf tadi ketiduran". kita berjalan di sebuah studio pemotretan. Sekilas ku melihat-lihat gadis sexy dan karyawan berlalu lalang kesana kemari. kak rafa menggandeng tanganku ke arah ruangan bernuansa abu-abu. "lepaskan jas ku kirani". "eh kenapa kak?". "ya of course kau tak memerlukan itu". "baik kak". "joshua!". "siap bos". "semua udah siap?". "sudah bos, mari non kirani make up dulu". "oh iya bang". Aku pun mengikuti langkah bang jo sedangkan kak rafa duduk sambil melihat tab nya. sepertinya ia ada kerjaan deh sampai begitu fokusnya huh. kenapa gue harus sekesal ini yak? gila emang lama-lama deket sama cowok ganteng kek kak rafaa. make up pun berlangsung dengan ahli. Perias tak habis-habisnya memujiku terlebih lagi ada sosok model cowok

