18 januari.. Hari dimana masa lalu rafa terjadi, ketika keluarganya hancur dan memutuskan tuk dirinya dan adiknya menjauh dari rumah terkutuk itu. Saat itu setelah ia telah menjemput adik kesayangannya, ia disambut oleh tatapan Bahagia oleh olif. Seorang gadis beda ayah yang berhasil membuat ibunya meninggalkannya. ia tersenyum hangat kepada sintiya sambil mengulurkan tangan ingin menggendong sintiya " hai sayang.. kamu sudah pulang ternyata". " kak olip.. Tadi.. kak afa beliin intiya es klim hehe". " ya kak olip telat dung.. padahal kak olip baru buat". " ental.. aku akan agi". " ya udah yuk ganti baju dulu sama kak olip" . " Tidak! biar aku aja! jangan sentuh adikku dengan tangan kotormu! ayo sintiya". " kak afaa.. enapa marah?". " enggak sayang, kakak hanya gak suka aja sa

