Najma menoleh setelah mendengar ucapan Roger. "Anda mau tinggal di sini?" Roger mengangguk. "Hum." Lalu dia berdiri dan mendekati Najma. "Boleh kan?" Najma mengangkat wajahnya demi dapat memandang wajah Roger yang lebih tinggi 20 cm darinya. "Kalau anda di sini, bagaimana dengan Nona Agnes?" Roger menatap Najma dengan sorot mata penuh kerinduan. "Tak ada masalah. Dia tidak ada di sini. Dia ada di Perancis." "Maksudnya... dia tidak ikut pulang? Anda meninggalkannya?" Roger mengendikkan bahu. "Ya, begitulah." Najma menurunkan wajahnya kembali. Dia masih tak nyaman menatap wajah Roger lama-lama meskipun wajah itu sudah sering menyatu dengan wajahnya. "Kalian kan pengantin baru. Bagaimana bisa langsung berpisah negara?" "Kerjaan dia kan memang di sana. Rumah dia juga di sana. Jadi kalau

