"Kenapa anda memasakan sarapan untukku?" tanya Najma usai memasukkan satu suapan ke dalam mulutnya dan ternyata rasanya enak. Dia tidak pernah menyangka kalau Roger bisa masak meskipun seorang billioner. "Memangnya salah kalau suami memasakkan makanan buat istri sendiri?" Roger malah bertanya balik. Dia menyendok nasi goreng di piringnya dan melahapnya. "Tidak sih. Tapi tidak mengerti saja kenapa anda mau melalukan ini untuk istri yang tidak diharapkan seperti aku. Apa mungkin karena bayi dalam kandunganku?" Najma baru akan menyendok nasi ke dalam mulut kembali, menggantung sendok di depan mulut, saat Roger menjawab dengan mudah. "Jawabannya karena kalian berdua." 'Benarkah?' Hati Najma langsung bertanya. 'Berarti kamu menyayangiku juga?' lanjut hatinya. "Kok malah melamun? Tidak enak

