Sampai rumah, Sora akhirnya bisa istirahat. Rasanya nyaman sekali berbaring di atas kasur kesayangan yang dibeli dengan jerih payah adiknya. Sora akhirnya juga punya waktu dan tempat yang tepat, untuk membalas pesan dari Samran yang sejak tadi terus ia abaikan. 'maaf ya mas aku baru balas. Hari ini rasanya cukup berat. Banyak kegiatan mendadak yang ahrus dilakukan. Mas Samran lagi apa, nih? Biasanya jam segini jualan. Kalau lagi libur kesibukannya apa?' Sora sedikit tidak jual mahal khusus untuk hari ini. Karena ia merasa bersalah, sebab sudah mengabaikan Samran dengan sengaja dan terlalu lama. Biasanya sekali pun ia abaikan, tidak akan selama hari ini. Samean langsung membaca pesannya, dan sedang mengetik pesan balasan. 'Lagi ngopi aja di teras rumah. Sambil lihat anak-anak kecil mai

