"Lang, aku laper nih. Nungguin Mas Reyhan lama banget nggak datang-datang. Emang tadi dia bilang ada urusan apa sih?" Sora jadi agak kesal pada Mas Reyhan. Padahal ia tadi ingin pulang cepat. Jadi sama saja seperti biasanya. Elang tersenyum. Senyum bingung lebih tepatnya. Ia merasa tak enak karena sudah membuat anak orang kelaparan. Mau menawari makan, ia juga tak punya uang. Ia bawa sih uang. Tapi tidak banyak. Apakah cukup untuk makan berdua dengan Sora? Sekali pun cukup, apakah bisa untuk membeli makanan yang sesuai dengan selera Sora? Bisa saja sih, ia gunakan semua uangnya untuk membelikan Sora makan. Ia bisa kok menahan lapar. Karena sudah biasa. Tapi ia yakin, Sora tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Sora pasti menolak jika hanya ia sendiri yang makan. Elang benar-benar serba

