“Kehamilan Ibu Reya baru memasuki usia tiga minggu. Masih sangat rentan dan rawan keguguran. Karena itu, mulai saat ini Ibu Reya harus lebih hati-hati menjaga diri dan usahakan untuk makan makanan yang bergizi. Jangan lupa untuk minum vitamin dan suplemen kehamilannya. Nanti, beritahukan juga pada suami Ibu untuk tidak dulu melakukan hubungan suami istri selama beberapa waktu. Akan lebih baik lagi kalau bisa menahan diri sampai beberapa minggu setelah melahirkan.” Reya diam merenung di dalam kamarnya. Perempuan itu baru saja kembali dari rumah sakit yang berada tak jauh dari penginapannya. Sorot mata Reya tak lepas dari menatap ke arah ponselnya yang masih menggelap. Sudah sejak tadi ia berusaha menghubungi Alan, bahkan puluhan pesan pun sudah ia kirimkan pada suaminya itu. Namun,

