"Silahkan tanda tangan di sini Nyonya!" Ucap Farhan menunjuk ke arah kertas dimana Marni harus membubuhkan tanda tangan. Setela penandatanganan pengalihan perusahaan milik Wijaya yang berhasil diakuisisi oleh Perusahaan FS Corp milik Fatir. Farhan selalu asisten pribadi Fatir itu pun menyerahkan cek kepada Marni berikut surat serah terima dan juga surat perjanjian. Senyum bahagia terukir di wajah Marni. Memang dasar mata duitan! Marni benar-benar tak memikirkan bagaimana keadaan suami dan anaknya sekarang, dimana, dan apa yang mereka lakukan saat ini. Baginya yang penting ada uang, apapun itu Ia tak perduli lagi. "Baiklah Tuan terimakasih! Kalau begitu kami permisi dulu!" Farhan mengangguk, setelah memastikan kedua wanita itu pergi, Farhan kemudian menghubungi Fatir. Saat ini kedu

