Mata Irfan Terpejam Sambil Mengeluarkan Air Mata , Sepertinya Dia Benar - Benar Merasakan Kesedihan Yang Mendalam Hingga Dalam Tidurnya Pun Air Matanya Mengalir Membasahi Pipinya , Tetapi Tidurnya Terbangun Saat Seseorang Mengguncang Tubuhnya. “ Fan ! ” “ Woy Fan Bangun Fan ! ” “ Irfaaan ! ” Teriak Taro Dikuping Irfan Membuat Lelaki Itu Tersontak Kaget Dan Langsung Terbangun. Mata Irfan Terbuka Lebar , Dahinya Mengernyit , Ia Memperhatikan Sekelilingnya Dan Teman - Temannya Yang Kini Berdiri Dihadapannya . “Lo Kenapa Ngeliatin Gue Kayak Begitu Sih ? Lo Kenapa Nangis Hah ?” Tanya Dodi Membuat Irfan Semakin Keheranan. Alisnya Terangkat Satu “ Kok Gue Bisa Ada Disini Sih ?” Tanya Irfan , Ia Melirik Bangku Yang Ia Duduki Sekarang . “ Lah Eman
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


