Setelah sampainya dirumah irfan segera memarkirkan motornya, ishycha langsung turun. Mereka segera berjalan masuk kedalam rumah. “ayo cepet masuk ! “ irfan menarik tangan ishycha tiba-tiba dan berjalan agak cepat masuk kedalam rumah. “ish.. irfan ! jalannya pelan-pelan aja kenapa sih ! gausah tarik-tarik kaya gini juga kali ! “ ishycha berusaha melapaskan cekatan tangan irfan , tapi tetap saja tenaga irfan lebih kuat darinya. Alhasil , ia membiarkan tangannya digenggam irfan. Sampainya didepan pintu ,irfan menodohkan tangan kanannya, meminta konci kepada ishycha. “mana konci rumah ?” Tanya irfan sambil menadahkan tangannya , matanya melirik ishycha . Tapi ishycha hanya terdiam menatap irfan dengan sinis. “Kok malah diem ? gue bilang mana konci rumah ? cepetan biar

