LANJUTAN 87

1130 Kata

Terlihat dari kejauhan mobil berwarna hitam yang membawa Krisna dan rombongan, Pak Dadang yang menunggu mereka di luar rumah, bersyukur dengan datangnya mereka. Tepat waktu saat itu menunjukkan jam 5 sore, Krisna turun bersama Pak Yaya dan Bu Eni. “ Kris, Kenapa kalian bisa lama sekali sampainya, Bapak khawatir.” Ujar Pak Dadang. Krisna mencium tangan dan memeluk Pak Dadang. “ Bapak Tidak apa – apa Kan?, Ki Amin juga sama tidak terjadi apa – apa kan?” Tanya Krisna. “ Bapak sehat Kris, Sudah jangan terlalu di pikirkan.” Ujar Pak Dadang. “ Ia Pak, Maafkan Krisna ya pak tidak bisa menjaga bapak dan yang lainnya.” Ujar Krisna. “ Sudah lebih baik, kamu masuk ke dalam.” Ujar pak Dadang. “ Di mana Ijam?” Tanya Krisna. “ Ijam sedang membantu Ayu dan Siti, di rumah Siti.” Ujar Pak Dadang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN