Kebingungan mulai melanda mereka, Pak Sugeng yang telah pergi dan meninggalkan mereka berdua dalam gelapnya kamar hotel itu, dengan keadaan tangan terikat mereka berdua berusaha tenang dan mencari jalan keluar. “ Pak Bagaimana Ini?” Tanya Pak Dadang. “ Tenang saja, Kita tidak akan apa – apa.” Ujar Ki Amin. “ Tapi sebenarnya apa tujuan orang itu menyekap kita di sini, Dadang masih bingung?” Tanya Pak Dadang. “ Mungkin Dia ingin menakut – nakuti kita, dengan acara ritual sepeti ini.” Ujar Ki Amin. Pak Dadang dan Ki Amin dengan pandangan yang terbatas, hanya bisa diam dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, waktu terus berjalan dengan cepat, hingga tengah malam pun menjelang, terlihat Ki Amin dalam kebingungan yang Ia rasakan mencoba untuk tetap tenang dalam setiap situasi. Per

