bab 22

1429 Kata

Sudah malam sekali tapi Salsa di paksa harus membuka matanya karena ada orang yang mengetuk pintu rumahnya. Perlahan Salsa berjalan menuju pintu depan berniat membukakan pintu. Kepalanya terasa begitu pusing dan matanya sedikit buram ketika melihat siapa yang datang bertamu. Padahal sudah malam waktunya orang untuk istirahat. Tidak biasanya ada tamu yang datang di malam hari seperti ini, bahkan Salsa tidak pernah memiliki tamu kecuali tetangga yang mengantarkan baju cucian. Baru saja membuka pintu ia di kejutkan dengan seorang wanita yang sangat ia hindari. " Salsa, please kali ini kamu dengerin aku ini demi kebaikan kamu sendiri " ujar wanita di depan pintu rumah kontrakan Salsa " Nirin, mau apa lagi si kamu kenapa selalu muncul dalam hidup aku. Aku mohon kamu pergi, aku pengen hidup te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN