Kemah dan rahasia

943 Kata

"Jangan genit lo disana." Sefrin menghela napas lelah saat celetukan itu keluar dari mulut Ezra. Mereka sudah sampai di sekolah, terlihat banyak murid yang telah sampai. "Apaan deh lo playboy kampung." "Dasar anak Mami aja mau sok sok an ikut kemah. Emang, bakalan kuat tuh?" Ledek Ezra membuat Sefrin kesal. Mereka turun dari mobil, dengan Ezra yang membawa semua keperluan Sefrin. "Kuatlah. Mendingan lo diem aja lah anak monyet." "Kakak. Gue kakak lo." Tegas Ezra kepada Sefrin, menegaskan bahwa panggilan Sefrin terlalu kasar untuknya. "Abis dari tadi Kakak menyebil sih-" Omongan Sefrin terpotong karena Ezra mengacak rambutnya gemas. "Ih jangan rusak rambut aku." "Ya ya ya. nih." Ezra meyerahkan semua barang bawaannya kepada Sefrin. Tak lama tangannya mengambil dompet dan mengambil ua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN