47. Berbagi Afeksi (1)

2129 Kata

Selimut beludru hitam sepertinya tidak cukup untuk menghangatkan tubuh Arcaviel. Duduk di sisi dipan, Reeval meraih ruas-ruas jemari lentiknya untuk ia bawa ke kedua telapak tangannya. Pria itu sesekali meniup tangan mereka yang telah disatukan untuk memberikan kehangatan signifikan kepada sang Putri di tengah ketidaksadarannya. Setiap kali tangannya bersinggungan dengan kulit lengan Arcaviel, rasanya terlampau dingin. Reeval perlu berulang kali merapatkan selimut sampai ke leher Putri Aeradale, tetapi saat ini ia menghentikan jarinya begitu melihat tanda memar merah kebiruan di sana. Darahnya terasa tertarik naik sampai ubun-ubun. Siapa sosok yang dengan lancang melakukan semua ini kepada gadisnya? Jika itu betul-betul Drago, maka Reeval tidak akan segan membunuhnya langsung di tempat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN