"Kamu tidak perlu melakukannya. Aku ikhlas melakukan semua ini." Ada keangkuhan di dalam suara Rose. Ya, dia harus melakukannya. Tujuannya disini adalah menolong keluarga ini. Bukan menghancurkannya. "Aku tahu," potong Joe sambil memijat pelipisnya. "Hanya saja aku tidak ingin anakku kelak berstatus anak haram." Rose terkesiap. Matanya yang bulat membesar. "Bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu!? Aku yakin Jasmine akan marah besar kalau mendengar ucapanmu itu. Kamu tahukan jika dia sangat mengharapkan sosok seorang anak?" Joe mendengus. "Kita bahkan belum melakukan hubungan itu. Jadi jangan menyebut kata 'anak' seakan dia sudah ada diantara kita. Dan aku yakin kamu juga tahu alasan mengapa Jasmine begitu ngotot memiliki seorang anak, padahal kita bisa saja melakukan adopsi. Tapi, di

