14. Kiriman Musuh atau KirimanTuhan?

1197 Kata

“Seharusnya kau tidak pernah masuk ke sini, Ivone,” desis Sam. Ia menarik kepala Ivone sampai telinga wanita itu tepat di depan bibirnya. “Ampun, Dok. Ampuni saya. Kalau boleh meminta, tolong jangan apa-apakan saya. Saya tidak akan buka mulut.” Sam tersenyum sinis. “Sayangnya tidak bisa. Saya tidak bisa percaya sedikit pun pada mulutmu.” “S-sumpah. Saya janji.” “Kamu harus mati!” Kali ini, Sam memekik, membuat Ivone kian bergidik. “K-kau dokter. Kenapa … kenapa melakukan ini?” Sam melepaskan Ivone. Ia berdiri, lalu berjalan ke sebuah meja entah mengambil apa sebab ia membelakangi Ivone. Lalu ia memasukkan sesuatu ke saku. Sam kembali mendekati Ivone, jongkok dan berkata dengan suara rendah, mengancam. “Saya bukan hanya dokter. Saya juga hakim bagi orang-orang yang tidak berguna. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN