“Aksa kecewa sama Bunda.” “Boleh Bunda jelaskan dulu? Setelah itu boleh Aksa marah sama Bunda.” Anwa memang belum menyiapkan hal ini, tentang memberi tahu bahwa ia sudah menikah lagi. Namum, belum siap bukan berarti ia hanya akan diam dan membuat Aksa makin kecewa padanya. “Wa, Bibi mau ke kantin, mau nitip jus apa?” tawar Bi Elen yang menyandari bahwa Anwa dan Aksa membutuhkan waktu berdua untuk menyelesaikan hal ini. “Wawa jus mangga aja, Bi. Kalo Aksa tolong beliin jus jeruk ya, Bi.” Aksa terenyuh ketika mendengar ternyata Anwa masih mengingat jus kesukaaannya. Bi Elen mengangguk. “Bibi pergi dulu ya,” pamitnya membuat Anwa mengangguk. Aksa mengajak Anwa ke sebuah taman yang berada tak jauh dari sana, mereka pasti membutuhkan tempat yang tenang dan nyaman untuk menceritakan semua

