Bab 46

1142 Kata

Meski Kyle pulang dari tugas panjangnya, Ellena tetap merasakan kesepian. Dia sering menemani laki-laki itu di ruang kerjanya sambil membaca laporan administrasi. Mereka lebih sering membahas tentang strategi perang sambil memeriksa satu per satu dokumen prajurit yang sudah terdata dengan baik. Ellena lalu mengembuskan napasnya. Dia memijat pelan pangkal hidungnya, lagi-lagi dia merasa pusing di kepalanya. Bahkan anaknya pun tahu jika ini sangat menjenuhkan. Ingin rasanya dia menghabiskn waktu dengan Kyle, sebentar saja. Memang dengan begini pun dia terlihat sedang menghabiskan waktu dengan suaminya. Namun, bukan dengan laporan dan tugas-tugas kerajaan. “Kyle, bisakah kita beristirahat sebentar?” tanya Ellena. “Apa kamu mulai pusing lagi? Istirahatlah dan akan segera aku kirimkan tabi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN