Setelah libur kurang lebih satu minggu, akhirnya aku harus kembali ke habitatku. Bertemu lagi dengan komputer, counter CS, para marketing yang beramai-ramai menagih kue lebaran, Aily yang mukanya minta disambel gara-gara baru masuk sudah cari masalah. Buku kas besar untuk pembukuan uang yang keluar masuk brankas lupa nggak dimasukkan saat tutup kas hari terakhir sebelum liburan beberapa waktu yang lalu. Dia menyalahkan aku yang katanya hari itu terburu-buru pulang kantor karena harus mengejar bus terakhir. Seingatku justru Aily yang terburu-buru karena pacarnya yang suami orang itu terus menelepon menyuruh Aily segera pulang. Kampret lah. Nasabah yang ruwet pembayaran saat musim lebaran pun mulai bermunculan--tiap tahun pasti selalu seperti ini kata para marketing--masalahnya rata-rata

