Hatimu boleh hancur berkeping-keping, tapi pikiranmu harus tetap kokoh. Aby berjalan gontai menyusuri lorong rumah sakit. Semua perkataan Kimmy, semua penolakan Kimmy, seakan menusuk jantungnya tepat sasaran. Ia sesak sampai untuk menghirup oksigen saja sulit. Aby duduk di pinggir lorong rumah sakit memegang dadanya yang sesak, ia mencoba lebih kuat untuk menghadapi istrinya. Penolakan Kimmy wajar, karena ia baru kehilangan anak mereka. Nanti Kimmy akan kembali lagi, setelah sudah bisa menerima semuanya, ucap Aby dalam hati. Aby berjalan menuju rumahnya dan Kimmy, ia akan mandi dan membawakan baju ganti Kimmy. Sesampainya di rumah, Aby memarkirkan mobilnya dan masuk ke rumah. Menaiki anak tangga dengan pelan, membuka kamar Kimmy perlahan. Wangi Kimmy sudah memenuhi indera penciumann

