London, six years later Seorang wanita cantik duduk sendiri di bangku sebuah taman. Ia memejamkan matanya erat seraya merasakan hembusan angin yang menerpa kulit putih dan surai kecokelatannya. Lantas, senyum manis terukir di bibir ceri miliknya. "Sedang menikmati kegiatan favoritmu, Bella?" Wanita itu membuka matanya lalu menoleh pada sumber suara. Senyum simpul pun menghiasi wajah cantiknya saat mendapati seorang pria keturunan Inggris-Arab tengah berdiri di sampingnya sambil bersedekap. "Oh, hai, Zayn! Baru akan berangkat ke kafe?" tanya wanita cantik berdarah Korea itu pada pria yang menyapanya. Zayn membalas senyum Bella dengan kekehan pelan. Lantas, ia menghempaskan pantatnya di samping Bella duduk. "Yep. Aku baru saja akan berangkat ke kafe. Kau pasti juga baru selesai mengant

