“Disa, kamu denger aku ngomong, gak?” ucap Rain dengan tegas ketika keduanya baru saja sampai di area parkiran kampus. Disa saat ini selalu berangkat bersama pemuda ini. Tentu saja ini semua atas paksaan Rain sendiri. Dan sialnya Disa tidak bisa menolak karena pemuda itu selalu mengancamnya seperti beberapa waktu yang lalu. Disa yang jengah pun menoleh kepada kakaknya itu. “Iya, aku denger. Bahkan kamu tiap pagi selalu ngomong kayak begini, Rian. Capek tau dengernya,” balas gadis itu yang langsung keluar dari mobil disusul oleh Rain di belakangnya. “Aku lakuin ini demi kebaikan kamu dan kita. Semua demi kamu, Dis,” ujar Rain yang menyamakan langkah kakinya dengan Disa. Gadis itu tampak tak peduli dengan segala opini yang pemuda itu katakan. Dia cukup tau bagaimana sifat menyebalkan Rai

