C2 || BAGIAN 18

1416 Kata

“Assalamualaikum,” ucap Astri ketika dirinya telah sampai di depan pintu rumah yang selama dua puluh tahun lebih dia tempati itu. Tidak ada yang berubah dari rumah ini. Taman kecil yang dulu pernah dia buat di depan rumahnya itu ternyata masih ada. Bahkan bunga-bunga nampak sudah bermekaran. “Waalaikumsalam,” sahut sebuah suara lembut diiringin dengan terbukanya pintu rumah itu. Dilihatnya seorang wanita paruh baya dengan jilbab sederhana miliknya menyambut wanita yang sedang mengandung ini. Astri pun tersenyum hangat dan segera mencium punggung tangan ibunya itu. Sang ibu pun nampak senang ketika kedatangan putri satu-satunya ini. Dengan segera wanita itu membawa anaknya masuk ke dalam rumah dan ia dudukkan di ruang tamu. “Kamu kenapa nggak kabarin Ibu dulu kalau ke sini? Ibu bisa siap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN