110, Mencari Adan

1306 Kata

“Adan, le ayo pulang! udah sore.” “Bentar bu, 5 menit.” “5 menit, 5 menit terus dari tadi. Ayo pulang. Sudah mau magrib itu.” “Bentar, bu. Nanti Adan sekalian ke masjid.” “Hah, susah benar diatur anak itu.” Batin Si Ibu. “Nanti jangan lupa, sekalian ngaji lho le!” “Iya, bu.” Adan, anak berumur 7 tahun itu masih sibuk bermain bola dengan teman-temannya di lapangan kampung. Memang sudah kebiasaan anak-anak kampung Cilengsi bermain bola di sore hari sampai menjelang magrib. 10 menit setelah kepergian Bu Parvati, ibunda Adan, anak-anak itu berhenti bermain. “Duh, dah stop dulu capek nih.” Ujar Rifai. “Iya, nih. Kita beli es dulu yuk? Mumpung belum adzan nih!” Usul Tio. “Yok.” Kelima anak lainnya berteriak bersamaan. Warung yang dituju mereka tak jauh dari lapangan, hanya butuh seki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN