Dia baik atau sedang berpura-pura baik? Sikapnya, senyumnya, tatapannya, tadi semua terlihat nyata dan tidak ditutup-tutupi oleh Sekar. Apa yang terjadi? Aku tidak percaya dia menghampiri aku hanya karena untuk meminta maaf. Padahal waktu di acara makan malam, dia terlihat mengabaikan semua yang terjadi. “Tante!” “Ah ya?!” pekik Daiva yang terkejut. Anak kecil di sampingnya tengah menatap Daiva dengan tatapan tenangnya. Setelah itu Yusuf tersenyum dengan tulus. Membuat Daiva akhirnya menurut untuk ikut tersenyum. “Ada apa? Kamu mau makan sesuatu lagi? Tadi baru makan biskuit, nanti lagi makannya. Kamu belum minum air, lho!” Yusuf menggeleng pelan dan kemudian dia pergi. Dia berlari dengan cepat ke arah kamar, meninggalkan Daiva di ruang keluarga sendirian. Wanita itu jadi memikirkan

