13. Sedikit jauh

1491 Kata

WAKTU sudah menunjukkan pukul 9 malam, Fano sudah selesai dengan belajarnya, lalu ia masuk ke dalam kamar. Asya yang baru saja meminum vitamin, langsung naik ke atas kasur setelah selesai. Fano menatapku sejenak, lalu ia mengikuti Asya dengan ikut naik ke atas kasur, tanpa bicara tentunya. Asya terdiam, rasanya begitu sesak. Apakah Fano masih marah padaku? Tanya Asya dalam hati. Asya mendengus pelan lalu menyibakkan selimut untuk masuk ke dalamnya. Sedangkan Fano tengah sibuk memainkan ponselnya. Cukup lama hening membuat Asya sedikit jengah, dengan cepat ia buka suara. “Fano,” panggil Asya pelan. Fano menoleh lalu menjawab, "hm?" "Be-besok...ujian terakhir kamu ya?" Mungkin terdengar basi, Fano pasti mengumpatnya dalam hati karna bertanya sesuatu hal yang pastinya sudah dirinya ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN