TASYA tersenyum bahagia, rasanya benar-benar sangat bahagia. Fano memberinya sebuah kalung emas. Entah berapa harganya, dia tidak peduli. Yang jelas pemberian Fano adalah yang sangat spesial dari kado-kado lainnya. Dengan bangga, Tasya selfie lalu mengupload-nya ke i********:. Astaga, dia benar-benar sangat menyukai Fano. Ada sedikit rasa penyesalan dulu ketika Fano menyatakan perasaannya, dan dirinya hanya bilang jika mereka pantas berteman saja. Tapi Fano tidak menyerah, dia tetap mengejarnya walaupun Tasya tidak memberinya kepastian. Bisa dikatakan dulu dia orang terberuntung yang bisa dekat dan dicintai oleh Fano. Sayangnya dulu perasaannya belum timbul saat itu. Dia hanya menganggap Fano teman. Dan pada saatnya ia mendengar kabar bahwa Fano menikah, seketika rasa tidak rela langsun

