23. Mengejutkan

1216 Kata

ALEX menyandarkan bahunya pada penyangga kasur mencoba untuk merileks-kan tubuhnya. Sesekali ia menghela nafasnya yang berat, lagi-lagi nama gadis itu terlintas di otaknya. Asya... Sial! Alex langsung memukul kepalanya sendiri. Kenapa ia bisa bisanya memikirkan nama itu! Alex mencoba menstabilkan dirinya. Ia mengusap wajahnya berapa kali untuk menyadarkan diri. Oke, sepertinya ia mulai terhasut omongan Tasya, kini rasa iba mulai muncul di benaknya. Memori ketika ia merusak gadis itu dengan tidak layak langsung berputar. Memperlakukannya seperti sebuah barang yang ketika sudah tidak di pakai, bisa dibuang begitu saja. bisa diceritakan sedikit sebelum Alex memperkosa Asya, ia memang tertarik pada gadis itu. 'Tertarik' dalam artian nafsu. Saat itu Asya pulang sekolah dengan baju olahraga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN