ARGHHHHHHHHHHHHHHH!!!!! Mata Renata melotot selebar-lebarnya sambil ia berteriak sekencang-kencangnya di dalam hati. WHAT THE F*CK IS THIS???? Ok! Now…. Things are really get out of control now!! Baiklah, Renata bisa mengerti kalau pria ini memang mengincar dirinya sejak awal, tapi menjadikannya sebagai bahan mainannya di atas ranjang??? HUH!!! NO!! BIG NO NO NO…. “Can I think about your offer?? I need to call someone…” tanya Renata gugup sekaligus kesal setengah mati. Di dalam hatinya, ia sudah memutuskan untuk mundur secepatnya dari tugas ini. Sekarang juga!! Di dalam kepalanya, Renata sudah menyerukan nama Meilani berulang-ulang. Ia yakin kalau sahabat kentalnya tersebut pasti akan membantunya. Mengerti posisinya dan yakin kalau Mei tidak akan memaksanya untuk melakukan sesi wawa

