16 MILAN – HEAD OFFICE VISITATION – GUSTAV THOUGT

862 Kata

Mata Renata tak berkedip. Tubuhnya kaku. Ia shock berat. Sementara lidah Marco dengan santainya menjilat bibir kenyal nan ranum milik Renata. Hanya sekali saja. Dalam satu kali usapan. Lalu, selesai. Wajah Renata langsung memanas. Ia merah padam. s**t!!! APA ITU TADI!!! “Italian people often do that as an introduction, miss. I hope you don’t mind..” (Orang Italia seringkali melakukannya sebagai perkenalan. Semoga kau tidak keberatan, nona..) Renata tidak menjawab apa-apa. Tapi, ia langsung keluar dari mobil dan menutup pintu mobil dengan kencang. Melihat reaksi Renata, Marco hanya tersenyum simpul dan kembali melajukan mobilnya. ………………………………………………………… Apartemen Marco, Milan, Italia Pemuda itu lalu membaringkan dirinya telentang di atas sofa dengan tatapan lurus ke langit-langit. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN